Plus Minus Metode Belajar Online

Oleh Nur Aini Eka Sari

Virus Corona yang awalnya merebak di Wuhan, China dan kini menyebar di seluruh dunia termasuk di Indonesia hingga beberapa bulan terakhir mengubah cara hidup banyak orang. Hingga saat ini, virus corona telah menginfeksi lebih dari satu juta jiwa di seluruh dunia tanpa terkecuali. Virus super kecil ini mampu mengambil dan melumpuhkan segala bentuk aktifitas dan sektor-sektor penting seluruh dunia, mulai dari ekonomi hingga kehidupan sosial kemasyarakatan.

Sejak ditemukan kasus pertama Covid-19 di Indonesia, pemerintah terus membuat sejumlah peraturan dan kebijakan yang bertujuan untuk memutus penyebaran rantai virus ini, salah satunya adalah social distancing. Bahkan hingga saat ini, kebijakan tersebut masih diberlakukan diseluruh daerah di Indonesia. Namun, tidak jarang orang yang tidak mematuhi kebijakan pemerintah tersebut.

Berbagai kebijakan itu ditujukan untuk memutus rantai penularan virus dan salah satunya ialah memberlakukan proses pembelajaran di rumah, bekerja dari rumah dan beraktifitas di rumah. Berbagai langkah pencegahan telah dilakukan pemerintah dan belum ada titik terang kapan wabah ini akan berakhir. Salah satu kebijakan yang penting adalah dalam bidang pendidikan yang memegang peran penting dalam segala bentuk aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.  Kualitas pendidikan di suatu negara ditentukan oleh metode pembelajaran yang dijalankan oleh negara tersebut dan berhasil atau tidaknya pendidikan dapat dilihat dari kualitas Sumber Daya Manusia yang dihasilkannya

Metode pembelajaran yang digunakan dalam dunia pendidikan harus selalu update dan mengikuti kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat sesuai kondisinya. Akibat Covid-19, Metode pembelajaran yang digunakan pun terpaksa harus diubah menyesuaikan keadaan yang sedang terjadi saat ini, yaitu metode pembelajaran yang semula tatap muka berganti menjadi daring atau belajar online. Belajar online adalah suatu metode pembelajaran yang dilakukan dengan atau menggunakan bantuan jaringan internet. Metode pembelajaran ini mengharuskan pelajar untuk memiliki kuota internet yang cukup, koneksi internet yang stabil, dan gawai yang memadai. Faktanya, saat ini masih banyak pelajar yang kesulitan untuk mengikuti metode pembelajaran Daring ini. Banyak kendala yang dihadapi seperti tidak memiliki kuota internet yang cukup, koneksi internet di daerah merekaa tidak stabil atau bahkan gawai yang mereka miliki tidak bisa digunakan untuk mengakses beberapa situs belajar.

Hal tersebut memaksa peserta didik berjuang untuk  mencari sinyal hingga ke atap rumah atau ke desa tetangga. Selain itu, ada juga beberapa pelajar yang kesulitan untuk membeli kuota internet karena orangtua mereka atau bahkan mereka sendiri kehilangan pekerjaan akibat pandemic ini. Tidak hanya itu, terkadang banyaknya tugas yang diberikan oleh dosen atau guru juga sering menjadi momok para pelajar yang membuat mereka terkadang kesusahan atau kewalahan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Bahkan merka rela lembur atau begadang untuk menyelesaikan tugas. Padahal hal tersebut tidak bagus untuk kesehatan dan daya tahan tubuh mereka. Beberapa anak bahkan membebani orang tuanya dalam mengerjakan tugas dengan alasan terlalu berat untuk diselesaikan dalam sehari.

Namun, terlepas dari kekurangan tersebut metode pembelajaran daring yang diberlakukan saat ini secara tidak langsung dapat membuat para pelajar menjadi lebih banyak mendapat ilmu Teknologi Informasi dan Komunikasi yang mungkin tidak mereka dapatkan saat belajar dengan metode tatap muka. Di beberapa kondisi, metode ini ini juga memberikan dampak positif untuk para guru atau dosen, yaitu guru atau dosen juga dituntut untuk lebih banyak mempelajari teknologi yang dapat mendukung metode daring ini sehingga mereka secara tidak langsung juga menjadi lebih melek teknologi.

Maka dengan kondisi ini, siswa, mahasiswa, guru dan dosen dapat meningkatkan kualitas belajar dan cara mengajar. Akhirnya jika semua elemen dalam dunia pendidikan dapat mengaplikasikan metode ini dengan baik, pastilah pendidikan kita tidak akan terganggu karena wabah ini. Kerjasama yang baik antar masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam situasi yang sedang kacau saat ini. Terutama dalam pengadaan fasilitas yang mendukung, seperti koneksi hingga gawai yang mudah dijangkau penggunanya. Semoga wabah ini segera berakhir dan kita dapat menjalankan aktifitas seperti sediakala dan kita bisa belajar secara langsung maupun daring dengan efektif.

*Penulis adalah Mahasiswi Pendidikan Kimia, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s